Guru Enterpreneur, Guru Tangguh

 Resume Kelima

Judul Materi         : Menjadi Guru Enterpreneur

Narasumber         :  Ibu Dra. Betti Risnalenni, M.M.

Moderator            :  Ibu Kanjeng

Penulis Resume   :  Endartiningtyas Sulistiyo,S.Pd.

Enterpreneur Sejak Kecil

Jiwa enterpreneur Ibu Betti Risnalenni,M.M. sudah ada sejak kecil, tetapi beliau tidak mau disebut tukang dagang karena tidak sekeren guru. Jiwa enterpreneur itu dimulai dari usaha pembuatan kue-kue. Ibu beliau yang membuat kue-kue, Bu Betti yang menitipkan kue-kue itu ke toko-toko di Cempaka Putih, Jakarta. Setelah pindah ke Bekasi, kue-kue itu dititipkan ke toko-toko di Bekasi , termasuk ke Koperasi SMA 1 Bekasi.

Untuk menjaga gengsi, Ibu yang aktif dalam kegiatan sekolah ini sengaja datang ke sekolah lebih pagi untuk menitipkan kuenya agar teman-temannya tidak tahu kalau  kue itu buatan ibu beliau.

Sewaktu Bu Betti kuliah, ibu beliau mempunyai usaha catering. Beberapa kantor dan pabrik menjadi pelanggan catering itu. Tetapi usaha itu ditutup setelah beliau menikah karena dirasa melelahkan. Usai kuliah beliau menjadi guru.

Membuka Kursus

Tahun 1996 Ibu yang pernah mengajar di Al Azhar Pondok Labu ini kembali menjadi enterpreneur dengan mendirikan dan mengelola 24 pusat kursus di Bekasi. Beliau bekerja sama dengan orang-orang yang mau membuat pusat kursus. Beliau yang mengajar guru-guru di pusat kursus itu kemudian mereka wajib membeli buku-buku Bu Betti.

Tahun 2003  Bu Betti mulai merintis mengelola sekolah TK dan SD Insan Kamil di Bantar Gebang Bekasi. Selagi mengelola sekolah itu, beliau masih aktif bekerja sama dengan Metropolitan Mall Bekasi untuk mengadakan berbagai lomba. Kerjasama itu telah terjalin sejak tahun 1996 hingga 2007. Beliau free menggunakan mall bahkan pihak mall sering membantu memberikan hadiah. Lomba yang diadakan di mall itu lebih ke entertaint. Membuat anak senang .Orang tua juga senang. Dana untuk piala dan makan dimasukkan ke pendaftaran. Beliau bekerja sama dengan makanan cepat saji sehingga  mendapat keuntungan lagi. Dari kegiatan pusat kursus dan lomba-lomba di mall timbul bisnis baru yaitu jualan piala.

Untuk operasional sekolah , Ibu Kepala Sekolah ini  menjual buku ke pusat-pusat kursus. Tahun 2009 Bu Betti mulai menerima BOS sehingga operasional SD sangat terbantu.

Lomba Kepala Sekolah

Lomba yang diikuti oleh narasumber malam ini dimulai dari tingkat kecamatan. Setiap sekolah wajib mengikuti lomba. Di tingkat kecamatan ini beliau menjadi juara 1. Di tingkat kabupaten, dari 12 peserta, beliau kembali menjadi juara 1. Materi lomba berupa tes tulis, psikotes, tes bahasa Inggris, dan presentasi best practice. Selain itu juga mengumpulkan biodata, sertifikat, kegiatan, dan hasil karya. Kebetulan waktu itu beliau sudah menulis 30 buku tentang aritmatika A, B, C, 1,2 s.d. 27 . Lumayan untuk penilaian karena buku nilainya tinggi.

Mematenkan Merk

Kini sekolah sudah berjalan baik dan dikelola oleh putra-putra beliau sehingga  beliau kembali tertarik pada kuliner. Beliau mengikuti pelatihan-pelatihan berkaitan dengan itu sehingga selain memiliki sertifikat pendidik, pemilik Kartini Bakery ini juga memiliki sertifikat wirausaha. Beliau juga mulai mematenkan merk lewat HaKi, menghalalkan dan meng"pirt"kan produk serta menjadi UMKM binaan Dinas Koperasi Bekasi. Untuk mematenkan merk harus  mempunyai izin domisili usaha yang diurus mulai dari tingkat RT, RW, kelurahan hingga Dinas Koperasi.

Kiat menjadi Guru Enterpreneur Sukses

Pemilik 24 kursus sekaligus Kepala Sekolah ini memiliki kiat menjadi guru enterpreneur yang sukses, yaitu berani mencoba dan pantang menyerah. Gunakan peluang setiap ada kesempatan. Karena kesempatan itu belum tentu terulang kembali. Lakukan sesuatu yang baik. Kalau kita melakukan sesuatu yang baik, Allah akan siap menolong kita.

Kesimpulan

Selagi bisa berkarya, berkiprah, lakukanlah. Kalau itu memang bagus, hati kecil kita tak mungkin mengingkarinya.  lakukanlah apa yang bisa dilakukan. Yang penting kegiatan itu  positif dan tidak merugikan orang lain.


Komentar

  1. Bu betti guru sd nadim amkarim. Apntes aja anak muridnya jadi pengusaha juga Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tertular virus enterpreneur rupanya, Om. Terima kasih sudah berkunjung.

      Hapus
  2. wah, wah semakin cepat nih bu Endar, hebat bu lanjutkan menulis sukses jadi penulis hebat 👍👍

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Jadi malu saya. Saya masih belajar, Bu. Belum layak jadi referensi.

      Hapus
  4. Cihuuyyyy, masuk kesini lagi...
    Baca resume hebat dari seorang yang hebat...

    Semangat Bu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah rajin singgah. Semangat juga untuk Bapak.

      Hapus
  5. Cepat, padat dan mengena Bu, resumenya👍👍

    BalasHapus
  6. Benar benar mantul resume nya

    BalasHapus
  7. mantab dan trimakasih sdh singgah di tulisan sederhana saya.

    BalasHapus

Posting Komentar