Memasak Buku bersama Bu Guru dari Kota Tahu
Resume Keenam
Materi : Belajar Menerbitkan Buku
Narasumber : Ibu Musiin
Moderator : Bunda Kanjeng
Penulis resume : Endartiningtyas Sulistiyo
Tantangan Prof. Eko
Kuliah online pertemuan keenam Belajar Menulis bersama Om Jay, PGRI, dan Penerbit Andi kembali menyajikan materi Penerbitan Buku di Penerbit Mayor.
Ibu Musiin atau Bu Iin, narasumber malam ini mengawali pertemuan dengan ucapan salam dan terima kasih kepada Om Jay dan Bu Kanjeng yang pada hari Jumat, 14 Agustus 2020 kembali menjadi moderator.
Sama dengan Ibu Tere dan Bapak Roma, proses menulis dan menerbitkan buku Bu Iin yang berjudul Literasi Digital Nusantara juga berawal dari tantangan Prof. Eko saat beliau menjadi narsum. Malam itu juga Ibu Guru kelahiran Kediri, 6 Juli 1970 ini membuat outline sebagai berikut :
1.Pengguna Internet di Indonesia
2.Media Sosial
3.Literasi Digital
4.Ekosistem Literasi Digital di Nusantara
5.Literasi Digital untuk Membangun Digital Mindset Warga+62
Keesokan harinya Prof. Eko memberikan cover buku yang akan beliau tulis.
Semangat Bu Guru Bahasa Inggris yang mengajar di SMP N Tarokan Kediri ini langsung berkobar untuk segera menyelesaikan buku tersebut. Bekal yang beliau gunakan untuk menulis buku adalah surat kabar, buku-buku, dan penelusuran referensi di internet. Beliau berusaha menyisihkan 10 % dari TPP untuk pengembangan diri dengan berlangganan surat kabar, wifi, dan membeli buku-buku mapel bahasa Inggris maupun buku dari berbagai bidang ilmu yang menarik untuk dibaca.
Perencanaan SKP
Selama ini Ibu lulusan S2 Universitas Negeri Surabaya ini merupakan pembaca yang baik. Seandainya menulis, beliau menulis PTK, jurnal, proposal, laporan untuk kepentingan pekerjaan. Tidak pernah terlintas di benak beliau untuk menulis dan menerbitkan buku, apalagi di penerbit mayor.
Awal tahun 2020 beliau membuat perencanaan akan menulis buku di SKP. Keajaiban seperti yang tertulis di buku The Secret (law of Attraction) karya Rhonda Byrne datang. Allah menuntun beliau untuk mengikuti kelas menulis dan berhasil menulis buku di penerbit mayor.
Selanjutnya Bu Guru yang menempuh Short Course di SEAMEO RELC Singapura tahun 2015 ini mengajak peserta pelatihan untuk mengikuti proses memasak buku Literasi Digital Nusantara mulai dari berbelanja, meracik, dan memasaknya.
Isi Buku
Isi buku Bu Iin berasal dari materi Prof. Eko di Chanel Ekoji yang berjudul Digital Minset. Materi itu kemudian dikembangkan berdasarkan referensi di surat kabar, buku, internet, dan hasil pengamatan dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau tertarik menulis materi ini karena Indonesia berada di peringkat kelima pengguna internet terbesar di dunia, dengan pengguna sebanyak 143,26 juta per Maret 2019. Beliau memaparkan data berdasarkan data hasil survei APJII ,Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Berdasarkan data tahun 2018, pengguna internet terbesar adalah generasi Z atau generasi yang lahir antara tahun 1995- 2010. Mayoritas anggota generasi ini masih sekolah dan kuliah. Hanya sebagian kecil yang sudah bekerja. Generasi ini menyukai hal yang instan, kenyamanan, dan multi tasking. Mereka menyukai belanja secara online, sekaligus pelaku industri ekonomi kreatif di dunia maya. Berbeda dengan generasi sebelumnya, bagi generasi ini uang tidak lagi untuk investasi namun untuk fashion, travelling, dan kuliner.
Pada bab II Bu Iin menulis tentang Media Sosial, Undang-Undang ITE, dan kejahatan di dunia maya. Di bagian akhir dari bab II beliau memaparkan tentang jenis-jenis kejahatan siber dengan sasaran empuk anak-anak usia 15-19 tahun.
Sesi Tanya Jawab
Dalam sesi tanya jawab Bu Iin memberikan tips dalam mencari referensi yang akurat, yaitu dengan banyak membaca berbagai sumber dan memvalidasi data dengan sumber yang lain.
Apabila beliau mengalami kendala dalam menulis berupa rasa jenuh, beliau mengatasinya dengan cara menyalurkan hobi , yaitu memasak.
Kesimpulan
Sebelum kuliah online Belajar Menulis Gelombang 15 diakhiri, founder PT In Jaya ini memberikan kesimpulan yang diambil dari ungkapan Mbah Hasyim Asy'ari dan Pramoedya Ananta Toer.
Tatkala waktuku habis tanpa karya dan pengetahuan, lantas apa makna umurku ini? (Syaikh Hasyim Asy'ari)
Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah (Pramoedya Ananta Toer).
cukup satu kata "bagus"
BalasHapusMatur sembah nuwun, Pak Anwar.
HapusKeren....
BalasHapusMau kasih saran ahh, Mungkin bisa Dibuat cetak tebal disetiap sub judulnya, agar lebih nyaman membacanya
Mohon maaf Bu
Lanjutkan
Justru saya malah berterima kasih kalau diberi saran untuk perbaikan, Pak. Bisa jadi bahan perbaikan untuk tulisan saya berikutnya. Terima kasih, Pak . Pak Indra memang keren.
HapusBagus bu Lin... Terstruktur dgn baik.. Salam literasi
BalasHapusTerima kasih, Bu Donna. Salam literasi juga.
HapusSingkat dan jelas bu Endar.
BalasHapusTetap semangat.
Lanjutkan.
🤝📖Salam Literasi
Terima kasih, Bu. Salam literasi.
HapusCara memasaknya enak bu.. enak dibaca dan bagus
BalasHapusTerima kasih. Salam literasi.
HapusCara memasaknya enak bu.. enak dibaca dan bagus
BalasHapusCara memasaknya enak bu.. enak dibaca dan bagus
BalasHapusSimpel dan menarik
BalasHapusTerima kasih, Bu Imas.
HapusBagus bu 👍 Tetap semangat
BalasHapusTerima kasih. Tetap semangat juga buat Ibu.
HapusJudul dengan kata memasak...jadi penasaran...mantul
BalasHapusHehehe. Terima kasih, Pak.
Hapus