Saya Abaikan Lelah Itu

    Hari ini aktivitas saya nyaris tanpa jeda. Tiga peran dengan tiga aktivitas harus saya jalankan dalam waktu yang bersamaan. Sebagai kepala perpustakaan, saya harus memastikan proses peminjaman buku paket berjalan dengan lancar tanpa kendala. Untuk itu, saya mengusung netbook dan alat-alat tulis saya ke perpustakaan agar saya dapat mengajar lewat aplikasi gooegle classroom sambil membantu kelancaran proses peminjaman buku paket. 
    Pandemi yang  melanda bumi pertiwi memang telah mengubah banyak hal, termasuk kegiatan belajar mengajar dan  proses peminjaman buku paket di sekolah kami. Biasanya pada awal semester buku paket telah terbagi ke siswa. Namun, BDR membuat proses distribusi buku paket agak terkendala. Zona merah membuat sekolah gamang bergerak. Tetapi membiarkan siswa tanpa bekal buku paket, juga bukan cara yang bijak. 
    Keputusan  akhir, siswa tetap harus datang ke sekolah. Selain meminjam  buku paket, siswa juga harus mengambil kuota dan masker gratis dari sekolah. Sistem sif kami terapkan. Sistem ini kami pilih untuk menghindari kerumunan. Tentu saja dengan tetap memperhatikan protokal kesehatan.
    Belum tuntas aktivitas mengajar dan mendistribusikan buku paket, ibu kepala sekolah mengirimkan whatshapp agar saya segera ke koperasi sekolah karena ada siswa baru yang mau mengambil seragam olahraga. Beranjaklah saya ke ruang koperasi meninggalkan gedung perpustakaan yang  terletak di sisi timur gedung sekolah. Kontur tanah yang tidak rata dan jarak yang tidak dekat, membuat saya seperti sedang melaksanakan aktivitas olahraga. Berkeringat.
    Pulang dari kantor saya merasa lelah. Ingin rasanya segera tidur siang. Tapi saya ingat, saya telah meniatkan diri untuk mengikuti Kelas Dasar Blogspot dan saya tak mau melewatkan begitu saja kesempatan berharga ini. Maka, saya abaikan lelah itu demi menuntut ilmu sepanjang hayat sebagaimana yang diajarkan oleh Rasul saya, Muhammad SAW.



Komentar

Posting Komentar